JAKARTA – 5 Mei 2011: PT Bahana Securities dan 3i Capital Group (3iC), sebuah perusahaan investasi yang beroperasi di Dubai, telah bersepakat untuk melakukan investasi pada perusahaan–perusahaan besar, serta akan mengembangkan proyek–proyek strategis di Indonesia. Kerja sama tersebut resmi berjalan setelah perjanjiannya ditandatangani Direktur Utama PT Bahana Securities, Eko Yuliantoro dan Managing Parnter 3iC Group, Dr. Akram Yosri, di Jakarta, Kamis, 5 Mei 2011.

Eko Yuliantoro menjelaskan bentuk perencanaan kerja sama ini, di mana investasi dalam proyek–proyek strategis akan dikelola dan ditindaklanjuti secara seksama oleh 3iC, serta akan memanfaatkan keahlian Bahana di pasar modal lokal. Eko Yuliantoro mengemukakan bahwa tidak ada pembatasan sektor secara khusus, namun demikian diperkirakan saat ini sektor industri yang paling berpeluang berasal dari sektor energi, infrastruktur, manufaktur dan jasa.
Perjanjian ini akan menunjukkan bahwa investor asing dari luar negeri masih tetap percaya pada perkembangan investasi di Indonesia, terutama di sektor-sektor strategis seperti infrastruktur, telekomunikasi, minyak dan gas, serta jasa. Di samping itu, penunjukan Bahana Securities sebagai mitra bagi investor asing atas institusi keuangan lokal yang memiliki reputasi serta standar yang dapat diterima oleh investor luar negeri.
“Kerjasama dengan mitra baru akan mengantar kami ke posisi yang lebih baik terutama dalam melaksanakan dan memperluas strategi kami di ASEAN yang telah dimulai sejak hampir dua tahun lalu, sekaligus menggambarkan keyakinan kami terhadap pertumbuhan ekonomi di ASEAN, khususnya di Indonesia,” ujar Dr. Yosri. “Kami bermaksud untuk melakukan investasi di Indonesia melalui instrumen-instrumen ekuitas terbaik.”
Sebagai upaya untuk terus menyukseskan kemitraan ini, 3iC telah menunjuk Raymond Yousefian sebagai Head of Investment untuk wilayah Indonesia. Dia akan terus menyampaikan laporan kepada Tarek Heiba, selaku Partner and Executive Vice President yang berdomisili di Amerika Serikat. Dia juga akan menjalin kerjasama yang erat dan sinergis dengan Fauzi Saad, Managing Partner untuk kawasan regional Asia Pasifik yang berdomisili di Malaysia.
Bahana Securities telah berpengalaman dalam menangani transaksi besar. Organisasi ini juga memiliki reputasi yang sangat baik sehingga menjadi acuan industri pasar modal di Indonesia. Bahana Securities merupakan perusahaan sekuritas nasional yang memiliki fungsi investment banking dan diakui sebagai yang terbaik di Indonesia. Pada awal tahun 2010, Bahana menduduki peringkat pertama dalam daftar “Indonesia Equity & Rights League” dengan pangsa pasar 17,8%, serta volume transaksi yang mencapai RP 18,3 trilyun. Di tingkat Asia Pasifik, Bahana Securities berada di peringkat ke-17 dalam “top bookrunners for ECM”, juga memperoleh pengakuan sebagai salah satu broker domestik terbaik 2010.
Setelah 18 tahun berkiprah di pasar modal Indonesia, Bahana Securities berhasil selamat dalam perubahan ekonomi yang terjadi dalam kurun waktu dua dekade dan selalu dipandang sebagai mitra terpercaya baik secara nasional maupun internasional. Namun demikian, Bahana juga pernah terkena imbas krisis moneter yang terjadi pada tahun 1998. Akan tetapi, permasalahan tersebut dapat diselesaikan secara baik dengan mengoptimalkan fungsi unit-unit bisnis secara efisien dan efektif. Kunci utama kesuksesan Bahana adalah: (1) memiliki hasil riset yang tajam, (2) pengelolaan secara profesional dan efisien, (3) memiliki budaya korporasi yang kreatif, inovatif dan adaptif dalam menyelesaikan permasalahan, (4) fokus dalam menyediakan pelayanan keuangan yang terlengkap. Bahana Securities tercatat sebagai pionir dalam struktur kombinasi rights issue pada BNI Placement. Strukur ini kemudian menjadi inovasi dan kontribusi baru bagi perkembangan bisnis penjaminan emisi di Indonesia.
3i Capital Group merupakan sebuah firma investasi berskala internasional yang didirikan pada tahun 1997 yang beroperasi di Dubai, Malaysia serta Amerika Serikat. Organisasi ini telah melakukan investasi selama kurang lebih 20 tahun dan pernah mengelola asset dengan total dana hingga 2 miliar dolar AS. 3iC juga berperan sebagai sponsor pada Dubai Growth Fund (Enmaa’) yang diluncurkan pada tahun 2007.
Meskipun kondisi pasar finansial global belakangan ini sedang mengalami penuruan, manajemen 3iC berhasil melewatinya dengan sukses yang dibuktikan dengan indikator keuangan yang baik, seperti ROI mencapai 27,5%.
*****