(Jakarta/Financial
Hall) - Membaiknya perkembangan inflasi, terkendalinya pertumbuhan uang primer serta nilai tukar rupiah telah
memberikan ruang gerak bagi kebijakan moneter untuk menurunkan suku bunga secara bertahap dan konsisten, dalam rangka
memberikan sinyal positif bagi pemulihan ekonomi.
Berbagai kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia telah
diimplementasikan dalam proses pemulihan perekonomian nasional yang secara umum bertujuan untuk tercapainya proses
pemulihan ekonomi yang berkesinambungan. Kini, setelah stabilitas makro ekonomi tercapai sepanjang tahun 2006, terlihat
optimisme akan kinerja perekonomian Indonesia di tahun 2007
(Jakarta/Financial Hall)
Membaiknya perkembangan inflasi, terkendalinya pertumbuhan uang primer serta nilai
tukar rupiah telah memberikan ruang gerak bagi kebijakan moneter untuk menurunkan suku bunga secara bertahap dan
konsisten, dalam rangka memberikan sinyal positif bagi pemulihan ekonomi.
Berbagai kebijakan
pemerintah dan Bank Indonesia telah diimplementasikan dalam proses pemulihan perekonomian nasional yang secara umum
bertujuan untuk tercapainya proses pemulihan ekonomi yang berkesinambungan.
Kini, setelah
stabilitas makro ekonomi tercapai sepanjang tahun 2006, terlihat optimisme akan kinerja perekonomian Indonesia di tahun
2007 Namun demikian, berbagai tantangan masih harus dilewati. Pertumbuhan ekonomi saat ini masih didorong oleh kegiatan
konsumsi dan ekspor sumber daya alam dan belum di imbangi oleh kuatnya pertumbuhan investasi dan ekspor non-migas
(khususnya produk-produk industri pengolahan).
Pada saat inilah peranan Lembaga Keuangan Bukan
Bank dalam mendukung fungsi intermediasi perbankan perlu ditingkatkan dan diharapkan mampu mengambil peranan lebih luas
dalam memberikan kontribusi besar dalam menciptakan dan mewujudkan proses pertumbuhan perekonomian nasional yang
berkesinambungan. Khususnya untuk mendorong kegiatan investasi dan ekspor yang efisien serta memberikan nilai tambah bagi
sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
PT. Bahana Pembinaan Usaha Indonesai (Persero) dan
anak-anak perusahaannya (Bahana Group), sebagai agen Pemerintah, memiliki tanggungjawab untuk turut melaksanakan dan
menunjang kebijaksanaan program Pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional dengan jalan menumbuhkan dan
meningkatkan jiwa kewiraswastaan dan kemampuan berusaha bagi pengusaha-pengusaha nasional kecil dan menengah tanpa
mengabaikan azaz-azaz berusaha yang sehat.
Diharapkan bahwa Bahana Group mampu menyumbang pada
pencapaian pertumbuhan perekonomian yang berkesinambungan dan peningkatkan efisiensi di sektor riil, melalui pengembangan
sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia dan pemberdayaan berbagai instrumen keuangan yang ada secara
optimal.
Maka dari itu dalam upaya untuk menggali lebih dalam pengetahuan dan informasi serta
potensi yang ada untuk memberdayakan instrumen keuangan secara optimal dalam program-program pengembangan dan untuk lebih
menumbuhkan pengusaha-pengusaha nasional kecil dan menengah, kami akan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan seminar sehari
(”Bahana One Day Seminar”) yang bertemakan ”Pemberdayaan Lembaga Keuangan Bukan Bank Dalam Meningkatkan
Pertumbuhan Sektor Riil”.