Reksa Dana ABF Indonesia Bond Index Fund
ETF Pertama di Indonesia: Bagi mereka yang menginginkan risiko terkendali
Mulai Selasa, 18 Desember 2007, telah hadir di Indonesia alternatif investasi yang aman dan transparan; yaitu Exchange Traded Fund (ETF) Reksa Dana ABF – Indonesia Bond Index Fund – reksa dana yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia dengan underlying asset obligasi pemerintah Indonesia.
Reksa dana yang diperdagangkan dengan ticker R-ABFII tersebut memiliki tingkat kelayakan investasi setara dengan sovereign rating negara Indonesia, yang berarti kemungkinan default dalam instrumen investasinya sangat kecil. Melalui satu transaksi saja, investasi dalam tiap unit ETF R-ABFII seketika memberikan potensi keuntungan dan penyebaran risiko merata di pasar obligasi Surat Utang Negara di Indonesia. Reksa Dana ABF – Indonesia Bond Index Fund adalah satu-satunya reksa dana di Indonesia yang memiliki tata kelola (GCG) yang berstandar sangat ketat, dalam pengawasan BAPEPAM-LK, Bursa Efek Indonesia, serta Komite Supervisi yang independen & kredibel.
R-ABFII dikelola oleh Bahana TCW Investment Management selaku Manajer Investasi yang mengelola reksa dana tersebut dengan target tracking error di bawah 0,4% per tahun.
Profil Reksa Dana ETF: Indonesia Bond Index Fund
1. Apakah R-ABFII itu?
R-ABFII adalah kode perdagangan atau ticker untuk Reksa Dana ABF Indonesia Bond Index Fund, reksa dana indeks obligasi yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia – atau lebih popular dikenal dengan istilah exchange traded fund (ETF). R-ABFII memungkinkan investor untuk berinvestasi pada portofolio yang mencerminkan seluruh pasar Surat Utang Negara (SUN) Indonesia melalui satu transaksi saja.
2. Berapa lama saya harus memegang R-ABFII sebelum menjualnya?
Para investor disarankan untuk memegang R-ABFII dalam jangka panjang sesuai dengan underlying asset-nya yang terdiri dari portofolio SUN dengan tingkat risiko minimum yang memberikan pengembalian terbaik dalam jangka panjang.
3.Bagaimana harga R-ABFII ditetapkan?
Harga R-ABFII ditetapkan melalui transaksi jual-beli yang terjadi di lantai bursa sepanjang jam operasional perdagangan bursa setiap harinya, yang secara teoritis akan mendekati NAB Reksa Dana ABF Indonesia Bond Index Fund yang diterbitkan setiap akhir harinya.
4. Di mana R-ABFII diperjual-belikan?
Cara pemesanan dan jual-beli R-ABFII adalah sama seperti jual-beli saham di Bursa Efek Indonesia, melalui pialang saham manapun yang bertransaksi di lantai bursa.
5. Berapakah jumlah minimum investasi R-ABFII?
R-ABFII dijual dalam satuan lot, di mana pembelian minimum adalah 1 lot (=500 unit ETF)
6. Biaya transaksi apa yang harus dikeluarkan dalam memperjual belikan R-ABFII?
Seperti perdagangan saham pada umumnya, investor harus membayar biaya brokerage commission, biaya meterai, dan clearing fee.
7. Apa kriteria dalam seleksi portofolio investasi R-ABFII?
Digunakan 5 kriteria seleksi portofolio R-ABFII:
• Jenis Obligasi (saat ini 100% dalam obligasi pemerintah)
• Tingkat kelayakan investasi Obligasi dan Emiten Obligasi (saat ini semuanya mencerminkan sovereign risk Indonesia karena berinevstasi dalam SUN)
• Usia obligasi pada saat seleksi
• Jangka waktu hingga jatuh tempo
• Jumlah obligasi seri tersebut yang masih beredar di pasar
8. Apa itu - iBoxx ABF Indonesia Bond Index® – tolok ukur yang digunakan R-ABFII?
iBoxx ABF Indonesia Bond Index® adalah indeks yang mewakili pasar obligasi Indonesia yang terdiri dari portofolio SUN dalam Rupiah yang diterbitkan dan dijamin oleh pemerintah Republik Indonesia, yang termasuk dalam portofolio R-ABFII. Saat ini R-ABFII seluruhnya berupa SUN (Obligasi Negara) Republik Indonesia dari berbagai seri dan jangka waktu jatuh tempo.
iBoxx ABF Index adalah tolok ukur yang dikelola oleh sebuah badan independen internasional yang berkedudukan di Frankfurt – Jerman: International Index Company (IIC). IIC didirikan pada tahun 2001 untuk memfasilitasi indeks obligasi yang transparan dengan GCG berstandar internasional. IIC adalah perusahaan patungan yang didirikan bersama oleh ABN AMRO, Barclays Capital, BNP Paribas, Deutsche Bank, Deutsche Börse, Dresdner Kleinwort Wasserstein, HSBC, JP Morgan, Morgan Stanley dan UBS.
9. Apa yang dimaksud dengan Tracking Error?
Tracking Error adalah seberapa besar kinerja portfolio R-ABFII berbeda dari tolok ukurnya; yaitu iBoxx ABF Indonesia Bond Index. Dalam prakteknya, tidak ada strategi investasi yang dapat secara 100% mencerminkan indeks tolok ukurnya, dan tracking error menyatakan derajat deviasi dari portofolio inevstasi terhadap indeks tolok ukurnya.
10. Seberapa tinggi volatilitas R-ABFII?
Volatilitas R-ABFII secara teoritis seharusnya sebanding dengan volatilitas portofolio obligasi karena R-ABFII berinvestasi 100% pada portofolio yang terdiri dari berbagai jenis SUN.
11. Seberapa besar tingkat pengembalian ABF Indonesia Bond Index Fund?
Sejak diterbitkannya pada Mei 2005 hingga tanggal 7 Desember 2007, Reksa Dana ABF Indonesia Bond Index Fund telah memberikan pengembalian sebesar lebih dari 35% dengan pengembalian 1 tahun terakhir sebesar 12,13%.
12. Seberapa besar AUM ABF Indonesia Bond Index Fund saat ini?
Hingga tanggal 17 Desember 2007, Reksa Dana ABF Indonesia Bond Index Fund telah memiliki AUM sebesar Rp502,48 miliar yang sebagian besar berasal dari sponsor Reksa Dana ABF Indonesia Bond Index Fund yaitu EMEAP (Executive Meetings of East Asia and Pacific Central Banks), pemrakarsa awal R-ABFII.
13. Siapa saja anggota EMEAP?
EMEAP terdiri dari Bank of Japan, Bank of China, Bank of Korea, The Reserve Bank of Australia, The Reserve Bank of New Zealand, Hong Kong Monetary Authority, Monetary Authority of Singapore, Bank of Thailand, Bangko Sentral ng Pilipinas, Bank Negara Malaysia dan Bank Indonesia.
14. Apa yang dimaksud dengan Dealer Partisipan?
Dealer Partisipan adalah perusahaan pialang / pedagang perantara saham yang berperan menyediakan likuiditas untuk produk R-ABFII. Saat ini dealer partisipan R-ABFII adalah Bahana Securities.
15. Apa perbedaan & kelebihan R-ABFII dibandingkan Reksa Dana Open-End biasa?
Perbedaan R-ABFII dibandingkan Reksa Dana Open-End Biasa:
Fitur |
ETF |
Reksa Dana Open-Ended |
Perdagangan |
Diperdagangkan di bursa sepanjang jam operasi perdagangan bursa. |
Diperdagangkan melalui Manajer Investasi dan Agen Distribusi (Bank). |
Investasi Minimum |
1 Lot ETF |
Bervariasi (tergantung KIK reksadana). |
Harga |
Harga ETF indeks obligasi mengikuti trend indeks obligasi di mana premium / discount dari bid / offer ETF tersebut tercermin dari demand / supply pasar selama jam operasi bursa. |
Harga reksadana ditentukan melalui NAB (Nilai Aset Bersih) dari reksadana tersebut yang dihitung oleh Bank Kustodian. |
Pengumuman Harga |
Secara real time diumumkan di bursa terus-menerus sepanjang jam operasi perdagangan bursa. |
Diumumkan satu kali setiap hari, pada akhir hari, oleh Bank Kustodian. |
Market Making |
Pada umumnya ETF memiliki market maker (Liquidity Provider) |
Tidak ada |
Efek Derivatif |
ETF dimungkinkan untuk memiliki derivatif berupa opsi atau futures atas underlying index atau ETF tersebut. |
Tidak ada |
Kelebihan ETF R-ABFII dibandingkan Reksa Dana Open Ended Biasa:
No. |
ETF R-ABFII (Index Obligasi Negara - SUN) |
1 |
Diversifikasi – investasi tiap unit ETF R-ABFII seketika memberikan potensi keuntungan dan penyebaran risiko merata di pasar obligasi Surat Utang Negara di Indonesia. |
2 |
Transparansi – satu-satunya reksa dana yang memiliki tata kelola (GCG) dalam pengawasan BAPEPAM-LK, Bursa Efek Indonesia, serta Komite Supervisi yang independen & kredibel |
3 |
Kemudahan Bertransaksi – dapat dibeli melalui pialang / broker saham anda |
4 |
Likuiditas & Real-Time Price – ditransaksikan sepanjang jam perdagangan bursa (BEI) |
5 |
Investasi Terjangkau – minimum investasi 500 unit ETF |
6 |
Ekonomis – biaya paling rendah |