Article

Tiongkok Bukan Pemicu Currency Wars

Dugaan China melancarkan currency wars merebak setelah yuan melemah sekitar 2,8% sepanjang Agustus 2015.
Dampaknya terbukti meluas mengingat perlambatan ekonomi China -- yang diisukan sebagai pemicu currency wars – bakal menurunkan impor dari banyak negara termasuk Indonesia.
Akibatnya, kecemasan itu tidak hanya terus memukul harga komoditas, energi, nilai tukar, harga obligasi negara dan saham di negara berkembang.
Bahkan indeks saham S&P500 (SPX) sepekan lalu terkoreksi -5,8%, lebih dalam dibanding indeks saham negara berkembang di luar Jepang (MXAPJ) -5,7%.

Bila Bapak/Ibu ingin membaca lebih lengkap laporan tersebut, silahkan klik disini

Login