News

Bahana Market Update 8 September 2015

Pada perdagangan Senin (7/9) IHSG turun 114 poin (-2,6%) ke level 4.301,37 dengan nilai transaksi di pasar reguler sebesar Rp2,7 triliun dengan seluruh sektor mengalami penurunan yang dipimpin sektor aneka industri dan infastruktur.

PGAS turun 11,4% setelah pemerintah berencana menurunkan harga jual gas industri. CPIN turun 8,1% ditengah kondisi oversupply serta melemahnya mata uang Rupiah. SMRA turun 8% ditengah kekhawatiran akan lemahnya pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berdampak pada angka penjualan properti. Saham-saham yang menjadi pemberat bursa a.l. PGAS, SMGR, UNTR, ASII dan KLBF dimana asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp481,1 miliar dengan saham-saham yang banyak dijual asing a.l. TLKM, BBRI, ASII, BBCA dan PGAS.

Secara teknikal, indeks turun disertai volume dan breakout triangle pattern serta mencoba tutup gap bawah. Stochastic dan RSI deathcross sementara MACD negatif divergence.

Hari ini (8/9) IHSG diperkirakan akan melemah dikisaran 4.238-4.350 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ASII, BJBR, BIKA, CPIN dan DMAS. Rupiah Senin (7/9) ditutup melemah di level 14.246 dan hari ini (8/9) diperkirakan akan bergerak dikisaran 14.162-14.329 dengan kecenderungan melemah.

Login