News

Bahana Market Update 23 September 2015

Pada perdagangan Selasa (22/9) IHSG turun 32 poin (-0,73%) ke level 4.344,04 dengan nilai transaksi di pasar reguler sebesar Rp3,0 triliun masih terkena dampak penurunan outlook ekonomi China dan India oleh ADB.

Sebanyak 6 sektor mengalami penurunan dipimpin oleh sektor consumer dan infra sementara sektor mining, agri dan misc-industry mengalami kenaikan. Sebanyak 98 saham mengalami kenaikan, 184 saham mengalami penurunan, 91 saham tidak mengalami perubahan dan 217 saham tidak diperdagangkan. Saham-saham yang menjadi pemberat bursa a.l. PGAS, SMGR, UNVR, UNTR dan ICBP dimana asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp130,1 miliar dengan saham-saham yang banyak dijual asing a.l. BBRI, BBCA, UNVR dan KLBF. Secara teknikal, indeks turun disertai volume dengan bearish engulfing candle. Stochastic, RSI dan MACD flat.

Hari ini (23/9) IHSG diperkirakan akan melemah dikisaran 4.305-4.407 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. UNVR, AKRA, BIPI, MDLN dan SRIL. Rupiah Selasa (22/9) ditutup melemah di level 14.499 dan hari ini (23/9) diperkirakan akan bergerak dikisaran 14.451-14.576 dengan kecenderungan melemah.

Login