News

Bahana Market Update 22 Oktober 2015

Pada perdagangan Rabu (21/10) IHSG naik 19 poin (+0,42%) ke level 4.605,23 dengan nilai transaksi di pasar reguler sebesar Rp4,2 triliun didorong aksi beli asing pada sektor semen dan perkebunan.

Sebanyak 7 sektor mengalami kenaikan dipimpin oleh sektor basic-industry serta agri dan hanya menyisakan sektor mining dan misc-industry yg mengalami penurunan. Sebanyak 169 saham mengalami kenaikan, 125 saham mengalami penurunan, 97 saham tidak mengalami perubahan dan 203 saham tidak diperdagangkan.

Saham-saham yang menjadi pendorong bursa a.l. SMGR, INTP, GGRM, UNTR dan SCMA dimana asing tercatat melakukan net BUY di pasar reguler sebesar Rp417,5 miliar dengan saham-saham yang banyak dibeli asing a.l. AALI, INTP, BMRI, SMGR dan BBCA.

Secara teknikal, IHSG naik namun volume rendah dan longer uper shadow dan berpeluang test support MA5-nya. Stochastic flat di area overbought sementara RSI dan MACD positif.

Hari ini (22/10) IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung melemah dikisaran 4.535-4.630 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. SILO, GGRM, LSIP, SMGR dan PGAS.

Rupiah (21/10) ditutup melemah ke level 13.712 dan hari ini (22/10) diperkirakan akan bergerak dikisaran 13.625-13.775 dengan kecenderungan melemah.

Login