News

Bahana Menjawab Somasi Pelindo II : Hasil Kajian Berbeda karena Data dan Metoda Berbeda

Siaran Pers

Jakarta (2 Desember 2015) - PT Bahana PUI (Bahana) menjelaskan perbedaan hasil dari dua kajian perpanjangan kontrak kerjasama JICT karena ada perbedaan data dan metoda perhitungan. Dasar perhitungan Bahana Sekuritas dalam laporan 27 April 2015 menggunakan data-data dari Pelindo II yang berasal dari Deutsche Bank dan FRI, sedangkan hasil kajian Tim Gabungan (Bahana Sekuritas dan FRI) berdasarkan data yang diserahkan oleh Deutsche Bank kepada Pansus Pelindo II DPR RI dalam rapat dengar pendapat 18 November 2015.

Dalam rapat 18 November 2015,  Pansus menugaskan Tim Gabungan untuk melakukan kajian berdasarkan data tersebut. “Penugasan dari Pansus dilakukan dengan menggunakan metoda perhitungan yang mengasumsikan terjadinya terminasi awal terhadap kontrak 1999-2018 pada akhir 2014 dan kemudian dibuat kontrak baru yang berlaku dari  2015 sampai 2038. Hal ini berbeda dengan metoda perhitungan laporan 27 April 2015 yang mengasumsikan perpanjangan kontrak (tanpa terminasi awal kontrak),” jelas Eko Yuliantoro, Direktur Bahana, di Jakarta.
Dia menambahkan, jika perhitungan dilakukan dengan menggunakan metoda perpanjangan kontrak dan berdasarkan data yang diterima oleh Bahana Sekuritas, maka nilai sekarang (present value) adalah sebagaimana tercantum dalam laporan 27 April 2015.

“Berdasarkan uraian tersebut, Bahana Sekuritas telah menjalankan tugas secara profesional dan konsisten dalam melakukan kajian sesuai dengan ruang lingkup penugasan yang diberikan Pelindo II yaitu melakukan kajian atas perhitungan yang telah dilakukan oleh Deutsche Bank dan FRI sebelumnya”
Eko mengatakan hal itu untuk menanggapi somasi Pelindo II. Dalam somasinya, Pelindo II mempertanyakan atas objek yang sama ternyata diperoleh hasil berbeda dengan perhitungan yang telah disampaikan kepada Pelindo II.

Info lebih lanjut dapat menghubungi
Bp Fajar Wibhiyadi – Corporate Secretary PT Bahana PUI (Persero)
Email : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

Login