News

Bahana market update 23 Desember 2015

Pada perdagangan Selasa (22/12) IHSG naik 27 poin (+0,60%) ke level 4.517,57 dengan nilai transaksi di pasar reguler sebesar Rp2,9 triliun setelah terkena efek penguatan rupiah dan paket kebijakan ekonomi jilid 8.

Sebanyak 6 sektor mengalami kenaikan dipimpin oleh sektor konsumer dan perdagangan dan hanya menyisakan sektor aneka industri, pertambangan dan perkebunan yang mengalami penurunan.

Sebanyak 151 saham mengalami kenaikan, 133 saham mengalami penurunan, 87 saham tidak mengalami perubahan dan 227 saham tidak mengalami perdagangan.

Saham-saham yang menjadi pendorong bursa a.l. LPPF, UNVR, GGRM, INTP dan ICBP dimana asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp39,1 miliar dengan saham-saham yang banyak dijual asing a.l. ASII, BBCA, BBRI, LPKR dan SCMA.

Secara teknikal, IHSG naik disertai volume dan kembali close di upper band bollinger. Stochastic flat sementara RSI dan MACD positif.

Hari ini (23/12) IHSG diperkirakan akan menguat dikisaran 4.480-4.555 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ICBP, MIKA, HMSP, UNVR dan SMRA.

Rupiah (22/12) ditutup menguat ke level 13.671 dan hari ini (23/12) diperkirakan akan bergerak dikisaran 13.550-13.725 dengan kecenderungan menguat mengikuti semakin melemahnya harga minyak yang berdampak positif terhadap beban perusahaan secara keseluruhan.

Login