News

Bahana market update 21 January 2016

Pada perdagangan Rabu (20/1) IHSG turun 64 poin (-1,42%) ke level 4.427,98 dengan nilai transaksi di pasar reguler sebesar Rp3,9 triliun setelah IMF menurunkan proyeksi pertumbuhan dunia membuat mayoritas bursa global mengalami penurunan.

Seluruh sektor mengalami penurunan dipimpin sektor properti, aneka industri dan industri dasar.

Sebanyak 79 saham mengalami kenaikan, 207 saham mengalami penurunan, 81 saham tidak mengalami perubahan dan 231 saham tidak mengalami perdagangan.

Saham-saham yang menjadi pemberat bursa a.l. PGAS, BBRI, INTP, SMGR, dan ASII dimana asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp289,4 miliar dengan saham-saham yang banyak dijual asing a.l. BMRI, BBRI, BBNI, SMGR, dan PGAS.

Secara teknikal, indeks turun disertai volume dan breakdown fase sideways dengan close dibawah MA100. Stochastic, RSI dan MACD negatif.

Hari ini (21/1) IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung melemah dikisaran 4.409-4.465 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. APLN, GGRM, GIAA, HMSP, JPFA, MIKA, PTPP, WSKT, WTON.

Rupiah (20/1) ditutup melemah ke level 13.964 dan hari ini (21/1) diperkirakan akan bergerak dikisaran 13.875-14.025 dengan kecenderungan melemah.

Login