News

Bahana market update 22 January 2016

Pada perdagangan Kamis (21/1) IHSG turun 14 poin (-0,31%) ke level 4.414,13 dengan nilai transaksi di pasar reguler sebesar Rp3,8 triliun mengikuti sejumlah bursa regional yang ditutup melemah mengikuti pelemahan ekonomi dunia.

Sebanyak 6 sektor mengalami penurunan yang dipimpin oleh sektor perdagangan, properti dan perbankan sementara hanya sektor aneka industri, industri dasar dan perkebunan yang mengalami kenaikan.

Sebanyak 93 saham mengalami kenaikan, 188 saham mengalami penurunan, 89 saham tidak mengalami perubahan dan 228 saham tidak mengalami perdagangan.

Saham-saham yang menjadi pemberat bursa a.l. INTP, LPPF, INDF, BBRI, dan BBCA dimana asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp619,2 miliar dengan saham-saham yang banyak dijual asing a.l. BBRI, BMRI, BBCA, PGAS, dan SCMA.

Secara teknikal, indeks kembali turun disertai volume dengan MA(5,100) berpeluang deathcross. Stochastic oversold sementara RSI dan MACD negatif.

Hari ini (22/1) IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung menguat dikisaran 4.395-4.450 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ACES, AKRA, BBCA, BBTN, BJTM, EXCL, INDF, LPKR, PSAB, TBIG.

Rupiah (21/1) ditutup menguat ke level 13.907 dan hari ini (21/1) diperkirakan akan bergerak dikisaran 13.875-14.025 dengan kecenderungan menguat.

Login