News

Bahana market update 22 February 2016

Pada perdagangan Jumat (19/2) IHSG turun 81 poin (-1,70%) ke level 4.697,56 dengan nilai transaksi di pasar reguler sebesar Rp6,5 triliun terkena aksi jual di sektor perbankan setelah pemerintah berencana menurunkan net interest margin perbankan mendekati 4%.

Sebanyak 8 sektor mengalami penurunan dipimpin sektor perbankan, infra dan industri dasar sementara hanya sektor konsumer yang mengalami kenaikan.

Sebanyak 79 saham mengalami kenaikan, 212 saham mengalami penurunan, 89 saham tidak mengalami perubahan dan 221 saham tidak mengalami perdagangan.

Saham-saham yang menjadi pemberat bursa a.l. BBNI, BBRI, BMRI, TLKM dan CPIN dimana asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp720,9 milyar dengan saham-saham yang banyak dijual asing a.l. TLKM, BBNI, BBRI, BMRI dan PGAS.

Secara teknikal, indeks turun dan breakdown fase sideways dengan close dibawah MA5 dan test support MA20. Stochastic dan RSI deathcross sementara MACD berpeluang bearish crossover.

Hari ini (22/2) IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung melemah dikisaran 4.660-4.715 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BBNI, BBRI, BMRI, CPIN, KIJA, MAPI, ROTI, TLKM, UNVR.

Rupiah (19/2) ditutup melemah ke level 11.509 dan hari ini (22/2) diperkirakan akan bergerak dikisaran 13.475-13.575 dengan kecenderungan melemah.

Login