News

Bahana Prediksi Target Indeks Saham Capai 5.300

PT Bahana Sekuritas memprediksi kinerja pasar modal Indonesia akan semakin bergairah seiring dengan derasnya arus modal asing yang masuk. Hasil riset Bahana yang dipublikasikan kemarin merevisi dan memerkirakan target indeks harga saham gabungan IHSG tahun ini dari 5.100 bisa mencapai 5.300 pada akhir tahun.
Kenaikan tersebut ditopang oleh membaiknya prospek ekonomi jangka menengah dan rendahnya nilai suku bunga pinjaman yang akan menekan perhitungan biaya kapital rata-rata (WACC). “Kami menaikkan target IHSG “ ujar Senior Associate Director Bahana Sekuritas Harry SU.


Harry memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan nilai suku bunga acuan (BI Rate) dalam rapat Dewan Gubernur yang akan digelar pada 16-17 Maret mendatang. Bank Central telah memangkas BI Rate pada Januari dan Februari lalu, masing-masing 25 basis point, dari sebelumnya 7,5% pada Desember 2015 menjadi 7 % pada Februari 2016.


Harry Yakin BI akan bersikap wait and see, mempertimbangkan kenaikan inflasi inti di Amerika Serikat. “Kami perkirakan BI memiliki kelonggaran untuk memangkas BI Rate dari 7% menjadi 6,25%” ujar nya.


Kelonggaran pemangkasan suku bunga ditopang olehrealiasi inflai yang terkelola dengan baik hingga menyentuh level terendah sejak 2013. Berdasarkan dat BI angka inflasi (YoY) pada Februari 2016 sebesar 4,42 persen, sedangkan Januari tercatat 4,14 persen.
Kinerja IHSG juga akan ditopang oleh sektor consumer, yang melampaui perbankan sebagai sektor yang memiliki nilai kapitalisasi pasar terbesar. Nilai kapitalisasi sektor perbankan dikalkulasi meyumbang 20,2 persen terhadap angka total IHSG. Adapun sektor consumer menyumbang 27,5 persen. Dengan demikian saham-saham sektor consumer akan diburu investor.


Realiasi program-program pemerintah akan mendorong penciptaan lapangan pekerjaan di sektor consumer desiring dengan meningkatkan belanja konsumen terhadap produk makanan dan menuman, rokok serta telekomunikasi” ujar Harry


Hasil riset Bahana juga mengkalkulasi dana asing yang masuk sebesar Rp 4,3 triliun sejak awal tahun hingga pecan lalu. IHSG mencata kinerja terbaik dilingkup regional setelah Thailand  dengan kenaikan 10,3%. Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pun mencatatkan kinerja terbaik di kawasan dengan apresiasi 5,5% (year to date).

Login