News

Bahana Automotive Outlook

Bahana Prediksi Penjualan Mobil Naik 7% di Tahun 2016


Jakarta – Perkembangan industri otomotif Indonesia untuk jangka pendek, volume penjualan mobil akan mencapai 1,08 juta unit, naik 7% t-t pada tahun 2016 dan 1,16 juta unit, naik 7% t-t pada tahun 2017.
Saat ini, Bahana Sekuritas memberikan rekomendasi Neutral untuk sektor otomotif, hal ini disebabkan oleh optimisme penjualan mobil akan membaik secara perlahan, seiring pertumbuhan PDB yang lebih tinggi, tingkat suku bunga yang lebih rendah serta kondisi nilai tukar rupiah yang kuat.


“Kami juga waspada bahwa harga komoditas yang lemah akan berdampak negatif terhadap daya beli beberapa tahun ke depan” jelas Leonardo Henry Gavaza, Senior Research Manager Bahana Sekuritas disela-sela acara Bahana Otomotif Forum di Financial Club Jakarta.


Meskipun diprediksi ada perbaikan permintaan mobil dalam jangka pendek, Bahana meyakini tantangan persaingan di industri otomotif masih cukup ketat, terutama karena beberapa merek terkemuka seperti Mitsubishi, GM-Wuling dan Nissan akan menyerang pasar dengan produk-produk barunya pada tahun 2017 dan 2018.


“Dengan pertumbuhan PDB jangka panjang yang hanya sebesar 5,2%, kami prediksi pertumbuhan penjualan mobil di Indonesia hanya akan mencapai 7% t-t dalam beberapa tahun ke depan” tambah Leonardo.
Pertumbuhan ini jauh lebih rendah dibandingkan tingkat pertumbuhan mobil yang dialami Indonesia pada periode harga komoditas sedang tinggi (2007-2013) yaitu sebesar 15% t-t.

Foto Caption
Bahana Otomotif Forum – Direktur Utama PT Bahana Sekuritas Feb Sumandar berbincang bersama Pembina Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) Subronto Laras didampingi oleh Harry SU Associate Director and Head of Research Bahana Sekuritas dan Noergadjito Ahli Regulasi Industri Otomotif dalam acara Bahana Securties Otomotive Outlook 2016. Bahana memprediksikan volume penjualan mobil akan mencapai 1,08 juta unit, naik 7% t-t pada tahun 2016 dan 1,16 juta unit, naik 7% t-t pada tahun 2017.

Login