News

Bahana market update 22 Juni 2016

IHSG (21/6) ditutup naik 15 poin (+0,31%) ke level 4.878,71 dengan nilai transaksi di pasar reguler sebesar Rp4,8 triliun ditopan saham properti yang terkena sentimen penurunan BI rate dan LTV serta saham consumer yang terdorong sentimen La Nina.

Sebanyak 7 sektor mengalami kenaikan dipimpin sektor properti sementara hanya sektor perdagangan dan perkebunan yang mengalami penurunan.

Sebanyak 183 saham mengalami kenaikan, 124 saham mengalami penurunan, 94 saham tidak mengalami perubahan dan 212 saham tidak mengalami perdagangan.

Saham-saham yang menjadi pendorong bursa a.l. GGRM, BBNI, LPPF BBRI dan TLKM dimana asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp262,9 milyar dengan saham-saham yang banyak dibeli asing a.l. TLKM, BBCA, BBNI, BBRI dan UNVR.

Secara teknikal, indeks naik dengan kicking candle disertai volume. Stochastic, RSI dan MACD positif.

Hari ini (22/6) IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung menguat dikisaran 4.860-4.900 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. KIJA, GJTL, MNCN, ROTI, TBIG.

Rupiah (21/6) ditutup menguat ke level 13.247 dan hari ini (22/6) diperkirakan akan bergerak dikisaran 13.200-13.325 dengan kecenderungan menguat.

 

GJTL – 1.015 – Spec BUY
§    Boleh beli selama bertahan diatas level 975 dengan level jual di 1.065 – 1.125. Cut loss jika tutup dibawah level 945.
§    Harga make higher high dan tutup diatas MA5-nya disertai volume.
§    Stochastic goldencross sementara RSI dan MACD positif.
§    52w range: 418 – 1.020

MNCN – 2.230 – Spec BUY
§    Boleh beli selama bertahan diatas level 2.210 dengan level jual di 2.300 – 2.415. Cut loss jika tutup dibawah level 2.170.
§    Harga rebound dari support MA50 disertai volume.
§    Stochastic goldencross sementara RSI dan MACD flat.
§    52w range: 1.185 – 2.415

Login