News

Bahana market update 6 Oktober 2016

IHSG (5/10) ditutup turun 52 poin (-0,94%) ke level 5.420,65 dengan nilai transaksi di pasar reguler sebesar Rp5,0 triliun terbawa saham tambang ditengah penurunan harga nikel dan timah setelah pemerintah memutuskan untuk membukan keran ekspor mineral mentah.

Semua sektor mengalami penurunan dipimpin sektor misc-industry, mining, basic industry, infra dan agri dimana sebanyak 78 saham mengalami kenaikan, 224 saham mengalami penurunan, 95 saham tidak mengalami perubahan dan 225 saham tidak mengalami perdagangan.

Saham-saham yang menjadi pendorong bursa a.l. PGAS, CPIN, ASII, BMRI dan KLBF dimana asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp98,9 miliar dengan saham-saham yang banyak dijual asing a.l. BMRI, ASII, INCO, HRUM dan BBNI.

Secara teknikal, indeks turun dengan evening star candle dan mencoba test support MA(20,50) disertai volume. STochastic dan MACD flat sementara RSI deathcross.

Hari ini (6/10) IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung melemah terbatas dikisaran 5.375-5.450 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. CPIN, KRAS, ADHI, RALS, UNTR, KLBF.

Rupiah (5/10) ditutup melemah ke level 12.998 dan hari ini (6/10) diperkirakan akan bergerak dikisaran 12.900-13.100 dengan kecenderungan melemah.

(Disclaimer ON)

Login