News

Bahana market update 29 Nonember 2016

(28/11) Senin sore

IHSG hari ini ditutup di level 5.114,57 atau melemah 0,15% terhadap penutup sebelumnya (-5,68% mtd; 11,36% ytd).

IHSG ditutup di teritori negatif ditengah tekanan di sektor properti dan perbankan ditengah resiko kenaikan NPL perbankan yang berasal dari sektor properti.

Investor asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp309,4 M di pasar reguler (net sell Rp13,6 T mtd; net buy Rp9,7 T ytd).

Sebanyak 129 saham mengalami kenaikan, 186 saham mengalami penurunan, 73 saham tidak mengalami perubahan, dan 190 saham tidak mengalami perdagangan.

Nilai tukar rupiah hari ini ditutup pada level 13.522,00 per USD atau menguat 0,02% terhadap penutupan sebelumnya (-3,63% mtd; +1,90% ytd).

Secara teknikal, IHSG turun tipis namun dengan bullish hammer candle disertai volume. Stochastic, RSI dan MACD flat.

Selasa (29/11) IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung menguat dikisaran 5.036-5.210 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BJTM, ISSP, MNCN, PPRO, dan SMGR.

Lima saham dengan kapitalisasi besar yang motor pergerakan IHSG.
BBRI (-4,12%)
UNTR (-1,83%)
INDF (-1,35%)
BBCA (-1,03%)
HMSP (-1,02%)

Lima saham yang banyak dijual asing.
BBRI (Rp144,8 M)
TLKM (Rp53,0 M)
BUMI (Rp42,4 M)
BMRI (Rp35,6 M)
ASII (Rp30,4 M)

(Disclaimer ON)

Login