News

Bahana market update 2 Desember 2016

*(1/12) Kamis sore*

IHSG ditutup di level *5.198,75 atau menguat 0,97%* terhadap penutup sebelumnya (-4,13% mtd; 13,19% ytd).

Kenaikan ditopang oleh bargain hunting pada saham sektor consumer paska pengumuman angka inflasi yang mengalami kenaikan melebihi estimasi sebelumnya.

Keputusan OPEC untuk membatasi produksi minyak juga turut mendorong kenaikan pada saham-saham berbasis pertambangan.

Investor asing tercatat melakukan *net buy sebesar Rp218,5 M* di pasar reguler (net buy Rp184,8 M mtd; net buy Rp9,7 T ytd).

Sebanyak 150 saham mengalami kenaikan, 150 saham mengalami penurunan, 90 saham tidak mengalami perubahan, dan 186 saham tidak mengalami perdagangan.

Nilai tukar rupiah hari ini ditutup pada level *13.523,00 per USD atau menguat 0,24%* terhadap penutupan sebelumnya (+3,64% mtd; -1,89% ytd).

Secara teknikal, indeks naik dan test resist MA20 sekaligus mencoba tutup gap atas disertai volume. Stochastic positif sementara RSI dan MACD goldencross.

*Jumat (2/12)* IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung menguat dikisaran 5.125-5.232 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. MYRX, TINS, UNTR, AISA, dan MLPL.

Lima saham dengan kapitalisasi besar yang motor pergerakan IHSG.
KLBF (+6,00%)
UNTR (+5,95%)
ADRO (+5,23%)
SMGR (+4,23%)
UNVR (+3,45%)

Lima saham yang banyak dibeli asing di pasar reguler.
BBRI (Rp156,1 M)
BMRI (Rp123,0 M)
KLBF (Rp44,8 M)
BBNI (Rp37,1 M)
UNTR (Rp34,8 M)

(Disclaimer ON)

Login