News

Bahana market update 9 Desember 2016

*(8/12) Kamis sore*

IHSG ditutup di level *5.303,73 atau melemah 0,73%* terhadap penutup sebelumnya (-2,19% mtd; +15,47% ytd).

Kenaikan IHSG hari ini ditopang oleh saham-saham konstruksi ditengah percepatan proyek infrastruktur di akhir tahun.

Investor asing tercatat melakukan *net sell sebesar Rp536,7 M* di pasar reguler (net sell Rp1,8 T mtd; net buy Rp7,8 T ytd).

Sebanyak 177 saham mengalami kenaikan, 146 saham mengalami penurunan, 69 saham tidak mengalami perubahan, dan 190 saham tidak mengalami perdagangan.

Nilai tukar rupiah hari ini ditutup pada level *13.277,00 per USD atau menguat 0,42%* terhadap penutupan sebelumnya (+1,83% mtd; -3,61% ytd).

Secara teknikal, indeks rebound dari support MA5 disertai volume dan test resist MA(50,100). Stochastic berpeluang goldencross di area overbought sementara RSI dan MACD positif.

*Jumat (9/12)* IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung menguat terbatas dikisaran 5.280-5.325 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. MNCN, BBNI, PGAS, TLKM, dan JPFA.

Lima saham dengan kapitalisasi besar yang motor pergerakan IHSG.
LPPF (+3,29%)
GGRM (+3,13%)
INDF (+2,86%)
TLKM (+2,34%)
BMRI (+2,34%)

Lima saham yang banyak dijual asing di pasar reguler.
BJBR (Rp160,3 M)
BBCA (Rp114,0 M)
ASII (Rp87,6 M)
PWON (Rp43,1 M)
AKRA (Rp35,0 M)

(Disclaimer ON)

Login