News

Bahana market update 7 Desember 2016

*(6/12) Selasa sore*

IHSG ditutup di level *5.272,96 atau menguat 0,09%* terhadap penutup sebelumnya (-2,76% mtd; +14,80% ytd).

Kenaikan hari ini ditopang aksi beli investor domestik pada saham-saham perbankan ditengah persiapan window dressing dan antisipasi LK kuartal 4 2016.

Investor asing tercatat melakukan *net sell sebesar Rp289,2 M* di pasar reguler (net sell Rp817 M mtd; net buy Rp8,7 T ytd).

Sebanyak 169 saham mengalami kenaikan, 153 saham mengalami penurunan, 72 saham tidak mengalami perubahan, dan 183 saham tidak mengalami perdagangan.

Nilai tukar rupiah hari ini ditutup pada level *13.349,00 per USD atau menguat 0,68%* terhadap penutupan sebelumnya (+2,57% mtd; -2,91% ytd).

Secara teknikal, indeks naik namun dengan bearish candle dan volume rendah serta menunjukkan potensial koreksi. Stochastic overbought sementara RSI berpeluang deathcross dan MACD flat.

*Rabu (7/12)* IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung melemah dikisaran 5.250-5.300 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BBTN, INCO, ASII, UNTR, GGRM, dan CPIN.

Lima saham dengan kapitalisasi besar yang motor pergerakan IHSG.
KLBF (+2,95%)
PGAS (+2,91%)
BBRI (+1,80%)
LPPF (+1,73%)
CPIN (+1,60%)

Lima saham yang banyak dijual asing di pasar reguler.
TLKM (Rp124,0 M)
BMRI (Rp104,1 M)
UNVR (Rp39,0 M)
BJBR (Rp26,3 M)
ASII (Rp24,0 M)

(Disclaimer ON)

Login