News

Bahana market update 15 Desember 2016

*(14/12) Rabu sore*

IHSG ditutup di level *5.262,82 atau melemah 0,58%* terhadap penutup sebelumnya (+2,21% mtd; +14,57% ytd).

IHSG mengalami dengan hampir seluruh sektor mengalami penurunan dipimpin sektor properti dan hanya menyisakan sektor industri dasar yang mengalami kenaikan ditengah antisipasi pengumuman fed rate nanti malam.

Investor asing tercatat melakukan *net sell sebesar Rp277,3 M* di pasar reguler (net sell Rp2,1 T mtd; net buy Rp7,4 T ytd).

Sebanyak 111 saham mengalami kenaikan, 204 saham mengalami penurunan, 95 saham tidak mengalami perubahan, dan 172 saham tidak mengalami perdagangan.

Nilai tukar rupiah hari ini ditutup pada level *13.280 per USD atau menguat 0,34%* terhadap penutupan sebelumnya (-1,90% mtd; -3,55% ytd).

Secara teknikal, IHSG masih melanjutkan koreksi teknikalnya dalam minor sideways trend dengan Stochastic dan RSI berpeluang deathcross sementara MACD positif divergence.

*Kamis (15/12)* IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung melemah terbatas dikisaran 5.232-5.280 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. PTPP, BBNI, JPFA, SMRA, MNCN.

Lima saham dengan kapitalisasi besar yang motor pergerakan IHSG.
BBRI (-1,92%)
INDF (-1,85%)
UNVR (-1,66%)
PGAS (-1,37%)
TLKM (-1,26%)

Lima saham yang banyak dijual asing di pasar reguler.
ASII (Rp104,2 M)
TLKM (Rp93,9 M)
BBRI (Rp51,4 M)
UNVR (Rp31,6 M)
BJBR (Rp28,2 M)

(Disclaimer ON)

Login