News

Bahana market update 20 Desember 2016

*(19/12) Senin sore*

IHSG ditutup di level *5.191,91 atau melemah 0,76%* terhadap penutup sebelumnya (+0,84% mtd; +13,04% ytd).

IHSG tertekan di awal sesi 2 dengan sektor konsumer memimpin pelemahan dan hanya menyisakan sektor aneka industri dan perbankan yang mengalami kenaikan.

Investor asing tercatat melakukan *net sell sebesar Rp289,1 M* di pasar reguler (net sell Rp3,9 T mtd; net buy Rp5,7 T ytd).

Sebanyak 103 saham mengalami kenaikan, 227 saham mengalami penurunan, 70 saham tidak mengalami perubahan, dan 180 saham tidak mengalami perdagangan.

Nilai tukar rupiah hari ini ditutup pada level *13.360 per USD atau menguat 0,21%* terhadap penutupan sebelumnya (-1,23% mtd; -2,89% ytd).

Secara teknikal, IHSG turun dan breakdown support MA20 disertai volume. Stochastic dan RSI negatif sementara MACD berpeluang deathcross.

*Selasa (20/12)* IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung menguat terbatas dikisaran 5.175-5.225 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BBNI, LPPF, BJBR, BJTM, dan BWPT.

Lima saham dengan kapitalisasi besar yang motor pergerakan IHSG.
KLBF (-4,58%)
INTP (-4,43%)
UNTR (-3,98%)
ICBP (-3,48%)
GGRM (-2,52%)

Lima saham yang banyak dijual asing di pasar reguler.
UNVR (Rp92,7 M)
BBRI (Rp63,4 M)
TLKM (Rp59,4 M)
UNTR (Rp53,5 M)
GGRM (Rp37,0 M)

(Disclaimer ON)

Login