News

Bahana market update 23 Desember 2016

*(22/12) Kamis sore*

IHSG ditutup di level *5.042,87 atau melemah 1,34%* terhadap penutup sebelumnya (-2,06% mtd; +9,79% ytd).

IHSG melemah terkena aksi jual investor lokal pada saham big caps yang membuat seluruh sektor mengalami penurunan dengan sektor industri dasar mengalami penurunan terdalam.

Investor asing tercatat melakukan *net sell sebesar Rp168 M* di pasar reguler (net sell Rp4,8 T mtd; net buy Rp4,8 T ytd).

Sebanyak 86 saham mengalami kenaikan, 260 saham mengalami penurunan, 73 saham tidak mengalami perubahan, dan 161 saham tidak mengalami perdagangan.

Nilai tukar rupiah hari ini ditutup pada level *13.437 per USD atau melemah 0,13%* terhadap penutupan sebelumnya (-0,86% mtd; -2,52% ytd).

Secara teknikal, IHSG masuk ke kondisi jenuh jual dengan tutup diluar lower band bollinger serta volume yang rendah. Stochastic dan RSI mulai menunjukkan sinyal oversold.

*Jumat (23/12)* IHSG diperkirakan akan bergerak menguat dikisaran 5.000-5.100 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. HMSP, CPIN, UNTR, UNVR, dan ICBP.

Lima saham dengan kapitalisasi besar yang motor pergerakan IHSG.
CPIN (-4,29%)
PGAS (-3,88%)
UNTR (-3,10%)
HMSP (-2,94%)
INTP (-2,60%)

Lima saham yang banyak dijual asing di pasar reguler.
BBRI (Rp100,9 M)
UNVR (Rp58,5 M)
SCMA (Rp41,3 M)
HSMP (Rp30,2 M)
INCO (Rp25,2 M)

(Disclaimer ON)

Login