News

Bahana market update 16 Januari 2017

*(13/1) Jumat sore*

IHSG ditutup di level *5.272,98 atau melemah 0,37%* terhadap penutup sebelumnya (-0,45% mtd; -0,45% ytd).

Penurunan IHSG terkena aksi jual asing pada saham berbasis consumer di akhir sesi ditengah posisi "wait n see" pasar pada arah kebijakan Presiden Trump.

Dari sentimen dalam negeri lebih banyak didominasi penantian laporan keuangan FY16 serta suhu politik menjelang debat perdana calon gubernur Jakarta yang akan berlangsung malam nanti.

Investor asing tercatat melakukan *net sell sebesar Rp206,7 M* di pasar reguler (net sell Rp887,4 M mtd; net sell Rp887,4 M ytd).

Sebanyak 117 saham mengalami kenaikan, 185 saham mengalami penurunan, 81 saham tidak mengalami perubahan, dan 197 saham tidak mengalami perdagangan.

Nilai tukar rupiah hari ini ditutup pada level *13.338 per USD atau melemah 0,43%* terhadap penutupan sebelumnya (-1,00% mtd; -1,00% ytd).

Secara teknikal, IHSG turun disertai volume dengan target koreksi di support MA(20,50). Stochastic negatif sementara RSI dan MACD flat.

*Senin (16/1)* IHSG diperkirakan akan bergerak melemah dikisaran 5.250-5.300 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. AKRA, ANTM, BJTM, KIJA, SRIL, UNTR, dan WSKT.

Lima saham dengan kapitalisasi besar yang motor pergerakan IHSG.
CPIN (-1,88%)
BMRI (-1,77%)
BBNI (-1,35%)
KLBF (-0,98%)
UNVR (-0,88%)

Lima saham yang banyak dijual asing di pasar reguler.
TLKM (Rp140,8 M)
UNVR (Rp68,2 M)
INCO (Rp56,9 M)
BNLI (Rp54,0 M)
PTPP (Rp21,2 M)

(Disclaimer ON)

Login