News

Bahana market update 7 Februari 2017

*(6/2) Senin sore*

IHSG ditutup di level *5.395,99 atau menguat 0,66%* terhadap penutup sebelumnya (+1,92% mtd; +1,87% ytd).

Aksi beli investor asing pada saham perbankan membuat IHSG tutup di level tertingginya tahun ini dengan hanya menyisakan sektor pertambangan yang mengalami penurunan.

Data GDP tahun 2016 yang sesuai dengan ekspektasi pasar juga turun mendorong aksi beli investor domestik pada saham consumer dan industri dasar.

Investor asing tercatat melakukan *net buy sebesar Rp876,9 M* di pasar reguler (net buy Rp1,4 T mtd; net sell Rp156,5 T ytd).

Sebanyak 191 saham mengalami kenaikan, 139 saham mengalami penurunan, 78 saham tidak mengalami perubahan, dan 168 saham tidak mengalami perdagangan.

Nilai tukar rupiah hari ini ditutup pada level *13.308 per USD atau menguat 0,26%* terhadap penutupan sebelumnya (-0,33% mtd; -1,22% ytd).

Secara teknikal, IHSG kembali naik dengan kicking dan full body candle disertai volume namun tutup diluar upper band bollinger. Stochastic mulai overbought sementara RSI dan MACD positif.

*Selasa (7/2)* IHSG diperkirakan akan bergerak menguat dikisaran 5.350-5.415 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BBTN, ICBP, LPKR, PGAS, PSAB, SMBR, dan TBLA.

Lima saham dengan kapitalisasi besar yang motor pergerakan IHSG.
PGAS (+4,88%)
BMRI (+2,71%)
HMSP (+1,79%)
ICBP (+1,48%)
ADRO (+1,16%)

Lima saham yang banyak dibeli asing di pasar reguler.
BBRI (Rp332,0 M)
BMRI (Rp325,3 M)
BBCA (Rp93,6 M)
BBNI (Rp89,0 M)
ASII (Rp76,1 M)

(Disclaimer ON)

Login