News

Bahana market update 9 Maret 2017

*(8/3) Rabu sore*

IHSG ditutup di level *5.393,76 atau melemah 0,16%* terhadap penutup sebelumnya (+0,13% mtd; +1,83% ytd).

IHSG masih bergerak flat tertahan isu geopolitikal yang juga berdampak negatif pada sejumlah bursa global. Penantian pada data tenaga kerja AS yang akan menentukan Fed Rate membuat investor asing memilih sikap wait and see.

Investor asing tercatat melakukan *net buy sebesar Rp634 M* di pasar reguler (net buy Rp1,1 T mtd; net buy Rp1,9 T ytd).

Sebanyak 141 saham mengalami kenaikan, 167 saham mengalami penurunan, 98 saham tidak mengalami perubahan, dan 172 saham tidak mengalami perdagangan.

Nilai tukar rupiah hari ini ditutup pada level *13.353 per USD atau menguat 0,13%* terhadap penutupan sebelumnya (+0,13% mtd; -0,89% ytd).

Secara teknikal, IHSG masih bergerak sideways dan test support MA(5,20) dengan volume rendah. Stochastic, RSI, dan MACD flat.

*Kamis (9/3)* IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung melemah terbatas dikisaran 5.387-5.435 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. PWON, RALS, SMCB, VIVA, dan WSKT.

Lima saham dengan kapitalisasi besar yang motor pergerakan IHSG.
PGAS (-2,14%)
TLKM (-1,77%)
UNTR (-1,54%)
ASII (-1,18%)
INDF (-0,62%)

Lima saham yang banyak dibeli asing di pasar reguler.
BBRI (Rp101,8 M)
LPPF (Rp55,6 M)
UNTR (Rp21,4 M)
BRPT (Rp19,7 M)
RALS (Rp16,1 M)

(Disclaimer ON)

Login