News

Bahana market update 7 Juli 2017

*(6/7) Kamis sore*

IHSG ditutup di level *5.849,58 atau menguat 0,42%* terhadap penutupan sebelumnya (+0,34% mtd; +10,44% ytd).

Bargain hunting investor domestik pada saham properti dan infra menopang kenaikan IHSG yang hanya menyisakan sektor perbankan dan aneka industri yang mengalami pelemahan.

Investor asing tercatat melakukan *net sell sebesar Rp561,7 M* di pasar reguler (net sell Rp948,3 M mtd; net buy Rp22,8 T ytd).

Sebanyak 179 saham mengalami kenaikan, 155 saham mengalami penurunan, 111 saham tidak mengalami perubahan, dan 165 saham tidak mengalami perdagangan.

Nilai tukar rupiah hari ini ditutup pada level *13.384 per USD atau melemah 0,16%* terhadap penutupan sebelumnya (+0,44% mtd; -0,29% ytd).

Secara teknikal, IHSG rebound dan test resist MA5 namun volume rendah. Stochastic negatif sementara RSI dan MACD flat.

*Jumat (7/7)* IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung melemah terbatas dikisaran 5.825-5.875 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ADRO, BJTM, BNGA, BWPT, MNCN.

Lima saham dengan kapitalisasi besar yang motor pergerakan IHSG.
GGRM (+2,74%)
BBNI (+1,88%)
SMGR (+1,76%)
TLKM (+1,53%)
INTP (+1,34%)

Lima saham yang banyak dijual asing di pasar reguler.
BBRI (Rp246,1 M)
ASII (Rp175,0 M)
BMRI (Rp127,3 M)
BBCA (Rp91,5 M)
ICBP (Rp56,3 M)

(Disclaimer ON)

Login