News

Bahana market update 10 Juli 2017

*(7/7) Jumat sore*

IHSG ditutup di level *5.814,79 atau melemah 0,59%* terhadap penutupan sebelumnya (-0,26% mtd; +9,78% ytd).

Penurunan IHSG terdorong pelemahan rupiah yang membuat saham properti dan konsumer memimpin penurunan.

Investor asing tercatat melakukan *net sell sebesar Rp89,5 M* di pasar reguler (net sell Rp1,0 T mtd; net buy Rp22,7 T ytd).

Sebanyak 102 saham mengalami kenaikan, 246 saham mengalami penurunan, 109 saham tidak mengalami perubahan, dan 151 saham tidak mengalami perdagangan.

Nilai tukar rupiah hari ini ditutup pada level *13.393 per USD atau melemah 0,06%* terhadap penutupan sebelumnya (+0,50% mtd; -0,22% ytd).

Secara teknikal, IHSG kembali koreksi dan berpeluang test support MA20. Stochastic negatif sementara RSI deathcross dan MACD positif divergence.

*Senin (10/7)* IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung melemah terbatas dikisaran 5.775-5.825 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. AKRA, ANTM, SSIA, TBLA.

Lima saham dengan kapitalisasi besar yang motor pergerakan IHSG.
UNTR (-3,20%)
INTP (-2,65%)
GGRM (-1,96%)
UNVR (-1,64%)
ADRO (-1,53%)

Lima saham yang banyak dijual asing di pasar reguler.
BMRI (Rp141,1 M)
ASII (Rp103,5 M)
BBRI (Rp80,4 M)
ICBP (Rp20,1 M)
KLBF (Rp17,5 M)

(Disclaimer ON)

Login