News

Bahana market update 9 Juni 2016

IHSG (8/6) ditutup turun 18 poin (-0,36%) ke level 4.916,06 dengan nilai transaksi di pasar reguler sebesar Rp4,7 triliun setelah pemerintah mengeluarkan data cadangan devisa yang lebih kecil dari perkiraan semula.

Sebanyak 5 sektor mengalami penurunan dipimpin sektor infra dan pertambangan sementara 4 sektor mengalami kenaikan dipimpin sektor aneka industri.

Sebanyak 121 saham mengalami kenaikan, 170 saham mengalami penurunan, 115 saham tidak mengalami perubahan dan 202 saham tidak mengalami perdagangan.

Saham-saham yang menjadi pemberat bursa a.l. TLKM, SCMA, LPPF, GGRM dan KLBF dimana asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp208,5 milyar dengan saham-saham yang banyak dibeli asing a.l. ASII, BBRI, BBNI, BMRI dan UNVR.

Secara teknikal, indeks turun dengan bearish harami candle disertai volume dan mencoba test support MA5. Stochastic berpeluang deathcross sementara RSI dan MACD flat.

Hari ini (9/6) IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung melemah dikisaran 4.880-4.930 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. MPPA, ERAA, ISAT, TELE, TSPC.

Rupiah (8/6) ditutup melemah ke level 13.269 dan hari ini (9/6) diperkirakan akan bergerak dikisaran 13.200-13.325 dengan kecenderungan menguat.

MPPA – 1.270 – Trading SELL
    Sebaiknya jual jika tidak mampu bertahan diatas level 1.285 dengan level support di 1.245 – 1.185. 1.350
    Harga turun disertai volume turun dan tutup di lower band bollinger.
    Stochastic dan RSI berpeluang deathcross sementara MACD flat.

ERAA – 655 – Spec BUY    
    Boleh beli selama bertahan diatas level 650 dengan level jual di 670 – 705. Cut loss jika tutup dibawah level 635.
    Harga rebound dari support MA20 disertai volume.
    Stochastic dan RSI goldencross sementara MACD positif.

Login