News

Bahana market update 2 Nonember 2016

IHSG (1/11) ditutup turun 6 poin (-0,12%) ke level 5.416,01 dengan nilai transaksi di pasar reguler sebesar Rp5,0 triliun bergerak setelah keluarnya data inflasi sebesar 0,14% m-m atau 3,31% y-y (estimasi Bahana: 0,12% m-m atau 3,28% y-y) serta inflasi inti yang mengalami penurunan ke 3,08% y-y (angka terendah sejak 2003.

Sektor yang mengalami kenaikan:
mining (+1,65%) 1.338,54
misc-industry (+1,08%) 1.381,53
consumer (+0,33%) 2.481,44

Sektor yang mengalami penurunan:
finance (-0,27%) 806,36
infra (-0,43%) 1.096,69
trade (-0,48%) 864,84
basic industry (-0,57%) 538,95
agri (-0,99%) 1.789,13
property (-1,44%) 557,19

Sebanyak 134 saham mengalami kenaikan, 189 saham mengalami penurunan, 15 saham tidak mengalami perubahan, dan 238 saham tidak mengalami perdagangan.

Saham-saham yang menjadi pemberat bursa:
LPPF (-6,52%) 16.850
SMGR (-3,55%) 9.500
ICBP (-2,13%) 9.200
PGAS (-1,56%) 2.520
BBNI (-0,90%) 5.525

Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp91,3 miliar dengan saham-saham yang banyak dijual asing a.l. SMRA, LPPF, SMGR, WSBP, dan UNVR.

Secara teknikal, indeks turun tipis namun volume rendah dan masih tutup diatas MA5-nya. Stochastic, RSI, dan MACD flat.

Hari ini (1/11) IHSG diperkirakan akan bergerak mixed cenderung menguat terbatas dikisaran 5.400-5.450 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. SMRA, ELSA, PTRO, ADRO, dan DSFI.

Rupiah (1/11) ditutup melemah ke level 13.047 dan hari ini (2/11) diperkirakan akan bergerak dikisaran 12.900-13.100 dengan kecenderungan menguat.

(Disclaimer ON)

Login