News

Bahana market update 1 Februari 2017

*(31/1) Selasa sore*

IHSG ditutup di level *5.294,10 atau melemah 0,16%* terhadap penutup sebelumnya (-0,05% mtd; -0,05% ytd).

Aksi beli investor domestik pada saham automotif dan komoditas tidak mampu mengimbangi aksi jual asing pada saham perbankan di akhir sesi yang membuat IHSG tutup di zona merah.

Investor asing tercatat melakukan *net sell sebesar Rp426,5 M* di pasar reguler (net sell Rp1,6 T mtd; net sell Rp1,6 T ytd).

Sebanyak 165 saham mengalami kenaikan, 159 saham mengalami penurunan, 119 saham tidak mengalami perubahan, dan 132 saham tidak mengalami perdagangan.

Nilai tukar rupiah hari ini ditutup pada level *13.289 per USD atau menguat 0,45%* terhadap penutupan sebelumnya (-1,37% mtd; -1,37% ytd).

Secara teknikal, IHSG kembali turun disertai volume dan mencoba breakdown support MA(5,20,100). Stochastic, RSI, dan MACD berpeluang deathcross.

*Rabu (1/2)* IHSG diperkirakan akan bergerak melemah dikisaran 5.278-5.340 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. MAPI, MIKA, WIKA, DMAS, dan GGRM.

Lima saham dengan kapitalisasi besar yang motor pergerakan IHSG.
INTP (-5,35%)
CPIN (-3,43%)
UNTR (-2,35%)
GGRM (-1,67%)
LPPF (-1,34%)

Lima saham yang banyak dijual asing di pasar reguler.
BBRI (Rp80,8 M)
ASII (Rp55,9 M)
BMRI (Rp47,9 M)
TLKM (Rp40,0 M)
HMSP (Rp25,8 M)

(Disclaimer ON)

Login